Triwulanan Sanggar Pakuan Pasundan: Jejak Cahaya Generasi Penjaga Budaya
Lokalhubnews Bekasi – Sanggar Pakuan Pasundan kembali menggelar kegiatan triwulanan yang menjadi ruang berkumpulnya para pegiat seni, pelajar, dan masyarakat yang peduli pada pelestarian budaya Sunda. Acara ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi sebuah upaya menjaga nyala tradisi agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Dalam kegiatan ini, para peserta diajak menyelami kembali nilai-nilai budaya melalui seni tari, musik tradisional, permainan rakyat, hingga diskusi kebudayaan. Setiap sesi dirancang untuk memperkuat karakter generasi muda—agar mereka tidak hanya memahami warisan leluhur, tetapi juga mampu menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sanggar Pakuan Pasundan menekankan bahwa pelestarian budaya bukan milik seniman saja. Masyarakat, lembaga pendidikan, hingga lembaga swadaya dan pemberdayaan seperti LKP dan LBH yang peduli pada pendidikan dan hak budaya, memiliki peran penting dalam memastikan ruang seni tetap inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Acara triwulanan ini menjadi saksi lahirnya banyak talenta muda yang semakin percaya diri mengekspresikan identitas budaya mereka. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperkuat solidaritas komunitas, mempertemukan berbagai pihak yang sama-sama ingin menjaga keberagaman dan memperkuat akar budaya lokal.
Dengan kegiatan yang konsisten seperti ini, Sanggar Pakuan Pasundan berharap dapat terus menebarkan “jejak cahaya”—menginspirasi generasi penjaga budaya agar tidak kehilangan arah di tengah dunia yang serba cepat. Pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama, dan lewat langkah-langkah kecil yang berkelanjutan, cahaya itu akan terus hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Post Comment